Dunia

Uni Eropa Tolak Pembentukan Negara Palestina

"Kami mengakui negara Palestina. Tetapi masih banyak yang harus dilakukan."

Rabu, 18 November 2009, 03:01 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Anda Nurlaila
Gedung Uni Eropa di Brussels (AP Photo)

VIVAnews - Uni Eropa menolak permintaan pembentukan negara Palestina di Badan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tanpa persetujuan dari Israel.

Perdana Menteri Swedia sekaligus pejabat kepresidenan UE, Carl Bildt mengatakan kondisi sekarang belum memungkinkan untuk membentuk negara Palestina. "Kami mengakui negara Palestina. Tetapi masih banyak yang harus dilakukan dan saya pikir itu (pembentukan negara palestina) sesuatu yang masih prematur,"  katanya seperti dikutip dari laman berita ABC News, 17 November 2009.

Para menteri Luar negeri UE membicarakan dan berkoordinasi dengan AS dalam upaya membawa kedua pihak, Israel dan Pakistan dalam sebuah pembicaraan damai."Hal terpenting adalah mendukung AS untuk membawa kedua pihak ke meja perundingan," ungkap Benita Ferrero-Waldner, Komisi Hubungan Luar UE.

27 anggota UE mendukung upaya Presiden AS Barack Obama dan utusan khusus AS untuk Timur Tengah, George Mitchell untuk memulai perundingan antara kedua pihak.

• VIVAnews
Rating
Komentar
khaidar althaf
04/03/2010
“Kami pergi berperang melawan kuffarin bukan karena mencari dan menginginkan peperangan, tetapi karena kami mengembalikan syari’at Allah di tanah kami. Allah berfirman bahwa dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu mengubah keadaanya s
Balas   • Laporkan
Cah gemblung
19/11/2009
Gak heran!!!!. Lah sesama bangsa penjajah saling mendukung pastinya
Balas   • Laporkan
buto
18/11/2009
ini dia nih... yang mulai bikin banyaknya ekstrimis di dunia Islam...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau