Dunia
Angin Topan

Usai Hantam Filipina, Mirinae Dekati Vietnam

Akhir pekan kemarin, Mirinae menghantam Filipina bagian utara dan menewaskan belasan orang

Senin, 2 November 2009, 13:10 WIB
Renne R.A Kawilarang, Shinta Eka Puspasari
  (AP Photo/Wally Santana)

VIVAnews - Angin topan Mirinae diperkirakan menyambangi wilayah perkebunan kopi di Vietnam, Senin 2 November 2009. Sebelumnya, Mirinae telah menewaskan 14 orang di Filipina bagian utara.

Laman harian New Straits Times mengabarkan Mirinae kini berada 200 kilometer dari pantai Vietnam. Kekuatan topan ini diperkirakan akan melemah saat mencapai provinsi produsen kopi Lam Dong, di bagian selatan kawasan Central Highlands.

Hujan lebat akibat badai ini dapat mengganggu proses pengeringan kopi sehingga menunda pengiriman biji kopi segar ke Pelabuhan Saigon selama beberapa hari. Vietnam merupakan penghasil kopi terbesar kedua setelah Brasil.

Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Tan Dung, telah meminta warga di kawasan beresiko tinggi di lima provinsi tepi pantai untuk mengungsi. Nguyen juga mengimbau nelayan Vietnam di Laut China Selatan untuk menepi dan mencari perlindungan.

Akhir pekan kemarin, Mirinae menghantam Filipina bagian utara sebelum melemah dan bergerak menuju Laut China Selatan. Sebanyak 14 orang tewas, ratusan pohon tumbang, dan lebih dari 5.500 rumah rusak.

Mirinae merupakan badai keempat yang menerpa Filipina utara sejak akhir September lalu. Hingga kini, sekitar 87 ribu orang masih mengungsi. Pada Minggu pagi, badai ini berada sekitar 450 kilometer di barat daya Manila.

Lebih dari 115 ribu warga Manila dan sekitarnya telah diungsikan ketika Mirinae mencapai daratan. Pada puncaknya, topan ini bergerak dengan kecepatan 150 kilometer per jam dan memiliki kekuatan hembusan hingga 185 kilometer per jam. (AP)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ