Dunia
Nasib WNI di Uni Emirat Arab

Deplu Diminta Pulangkan TKW Penderita AIDS

Raisem adalah TKW asal Indramayu di Uni Emirat Arab yang meninggal karena HIV/AIDS

Jum'at, 30 Oktober 2009, 13:36 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
AIDS (doc Corbis)

VIVAnews - Aksi demonstrasi mewarnai konfrensi pers mingguan di kantor Departemen Luar Negeri (Deplu) di Pejambon, Jakarta, Jumat siang 30 Oktober 2009.

Sekitar 30 orang, sebagian besar adalah anggota keluarga pekerja migran, berkumpul di luar gerbang Deplu. Didampingi Tim Pembela Buruh Migran Indonesia, termasuk dari Migran CARE, mereka membawa bendera putih, spanduk hitam bertuliskan tuntutan agar jenazah tenaga kerja wanita (TKW) bernama Raisem binti Wardi segera dipulangkan. Mereka juga membawa replika jenazah yang dikafani.

Raisem adalah TKW asal Indramayu di Uni Emirat Arab (UAE) yang meninggal pada 12 Juli lalu karena, menurut keterangan Deplu, mengidap HIV/AIDS. Namun keluarga meragukan penyebab kematian Raisem karena tidak ada bukti tertulis dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai, Uni Emirat Arab.

Selain Raisem, para demonstran juga menuntut agar jenazah TKI di Uni Emirat Arab bernama Suherlan, yang juga berasal dari Indramayu, juga dipulangkan.

Ibunda Raisem dan istri Suherlan beserta beberapa pendamping diterima oleh staf Keamanan Diplomatik dan Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Clemens Triaji. Mereka menjelaskan bahwa jenazah Raisem sudah dimakamkan di Dubai demi alasan kesehatan.

Sedangkan jenazah Suherlan, Deplu masih mengumpulkan informasi. Keluarga Suherlan sendiri sudah melayangkan surat pengaduan ke deplu pada 30 September 2009.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ